PENCARI FAKTA

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Rabu, 01 Juli 2026

Berdasarkan Data SINTA, Prof. Bhayu Rhama Jadi Kandidat Rektor UPR dengan Jejak Riset Terkuat

PALANGKA RAYA | Rekam jejak akademik Bakal Calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., menonjol pada indikator publikasi ilmiah internasional berbasis Scopus. Berdasarkan data Science and Technology Index (SINTA), Prof. Bhayu memimpin dibandingkan tiga bakal calon rektor lainnya, baik dari jumlah publikasi, H-index, maupun sitasi Scopus.

Data SINTA menunjukkan Prof. Bhayu memiliki 12 publikasi yang terindeks Scopus, tertinggi di antara para bakal calon rektor UPR. Di bawahnya terdapat Dr. Natalina Asi dengan 9 publikasi, Prof. Liswara Neneng sebanyak 6 publikasi, sementara Dr. Thea Ferina belum tercatat memiliki publikasi di basis data Scopus.

Keunggulan Prof. Bhayu juga terlihat pada H-index Scopus yang mencapai 6. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Prof. Liswara Neneng dan Dr. Natalina Asi yang masing-masing memiliki H-index sebesar 3, sedangkan Dr. Thea Ferina tercatat 0.

Tak hanya produktif dalam publikasi, karya ilmiah Prof. Bhayu juga memiliki dampak akademik yang lebih besar. Berdasarkan data SINTA, publikasinya telah memperoleh 112 sitasi di Scopus, tertinggi dibandingkan kandidat lainnya.

Sebagai perbandingan, Prof. Liswara Neneng mengantongi 65 sitasi Scopus, Dr. Natalina Asi memperoleh 38 sitasi, sedangkan Dr. Thea Ferina belum memiliki sitasi pada pangkalan data tersebut.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa hasil penelitian Prof. Bhayu tidak hanya dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi, tetapi juga banyak dijadikan rujukan oleh peneliti lain. Sitasi menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur pengaruh dan kontribusi suatu karya ilmiah dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Selain unggul pada indikator Scopus, Prof. Bhayu juga mencatatkan SINTA Overall Score sebesar 905, tertinggi di antara seluruh bakal calon rektor UPR. Pada indikator SINTA tiga tahun terakhir (3YR), ia memperoleh skor 272.

Dilansir dari Infokalteng.co, Scopus merupakan salah satu basis data publikasi ilmiah internasional yang banyak digunakan sebagai tolok ukur kualitas penelitian, produktivitas akademik, dan reputasi dosen maupun perguruan tinggi. Indikator seperti jumlah publikasi, H-index, dan sitasi menjadi ukuran yang umum digunakan untuk menilai rekam jejak riset seorang akademisi.

Secara keseluruhan, data SINTA memperlihatkan Prof. Bhayu Rhama unggul pada seluruh indikator berbasis Scopus. Keunggulan tersebut mencerminkan konsistensi dalam menghasilkan publikasi ilmiah internasional sekaligus menunjukkan tingkat pengaruh penelitiannya di kalangan akademisi.

Dengan capaian tersebut, Prof. Bhayu Rhama menjadi bakal calon Rektor UPR dengan rekam jejak publikasi internasional terkuat berdasarkan indikator Scopus, baik dari sisi produktivitas publikasi, kualitas yang tercermin melalui H-index, maupun dampak penelitian yang diukur melalui jumlah sitasi. (*/cen)

Senin, 29 Juni 2026

Prof. Bhayu Rhama Pastikan Komunikasi Kampus Tak Tersumbat dengan Media dan Mahasiswa

PALANGKA RAYA | Di tengah proses pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Bakal Calon Rektor UPR, Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kepemimpinan kampus yang terbuka, komunikatif, dan tidak anti kritik.

Komitmen tersebut disampaikan saat Prof. Bhayu bersilaturahmi dan berdialog bersama sejumlah jurnalis di Kota Palangka Raya. Dalam pertemuan itu, ia menegaskan bahwa media dan mahasiswa merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang sehat dan transparan.

Menurutnya, kampus harus menjadi ruang yang mendorong pertukaran ide, gagasan, dan kritik secara terbuka. Sebab, kritik bukanlah ancaman bagi pemimpin, melainkan instrumen untuk memperbaiki kebijakan dan meningkatkan kualitas institusi.

“Siap terbuka berdialog dan memfasilitasi semua kepentingan kampus. Tidak akan menyumbat komunikasi baik dengan media ataupun mahasiswa atau lainnya,” tegas Prof. Bhayu saat di konfirmasi ulang disela-sela kegiatannya, Senin (29/6/2026).

Ia menilai keterbukaan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi. Karena itu, hubungan yang baik dengan media harus dijaga sebagai bagian dari transparansi informasi kepada masyarakat.

Selain itu, Prof. Bhayu menegaskan bahwa mahasiswa harus mendapatkan ruang yang cukup untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun gagasan. Sebagai kelompok utama dalam ekosistem pendidikan tinggi, suara mahasiswa dinilai penting dalam proses pengambilan kebijakan kampus.

“Kampus tidak bisa berjalan sendiri. Semua unsur harus dilibatkan, karena kemajuan UPR merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Bhayu menyampaikan visinya untuk menjadikan UPR sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu melahirkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global tanpa meninggalkan karakter serta kebutuhan daerah.

Menurutnya, pengembangan UPR membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan kampus dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah.

“Kita ingin UPR menjadi institusi yang kuat, terbuka, dan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” katanya.

Ia berharap budaya keterbukaan dapat menjadi identitas baru dalam tata kelola UPR ke depan. Baginya, kampus yang maju bukan hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuannya membangun komunikasi yang sehat dan menghargai perbedaan pandangan.

“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam dunia akademik. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengelolanya menjadi kekuatan untuk memajukan kampus,” pungkasnya. (cen)

Sabtu, 27 Juni 2026

*Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polres Pasaman Barat Gelar Olahraga Bersama dan Doorprize*

 


PENCARI FAKTA,  pasamanbarat. (SUMBAR)|- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menggelar kegiatan Olahraga Bersama di halaman Mapolres setempat, Sabtu pagi (27/6/2026).


"Kegiatan jalan santai sekaligus olahraga bersama merupakan rangkaian kegiatan dalam semarak menyambut Hari Bhayangkara ke-80," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.


Dikatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahmi antara Polri dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), beserta seluruh elemen masyarakat.


"Selain untuk kebugaran fisik dan kesehatan tubuh, kegiatan ini juga sebagai memperkuat sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah, serta lapisan masyarakat," katanya.


Menurutnya, tugas Kepolisian bukan hanya sekadar menjaga keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum, akan tetapi harus bersahabat dan mendekatkan diri dengan masyarakat.

"80 tahun usia Polri di tahun 2026, tentunya masih banyak kekurangan dan belum sempurna. Kami terus berkomitmen memberikan yang terbaik untuk masyarakat," tuturnya.


Sementara itu, Bupati Pasaman Barat Yulianto melalui Sekretaris Daerah Doddy San Ismail menyampaikan Dirgahayu Bhayangkara ke-80, kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Pasaman Barat. 


Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah dan Kepolisian menjadi modal penting menciptakan situasi aman, tertib, dan kondusif. 

"Sinergi Polres Pasaman Barat dan pemerintah daerah selama ini berjalan sangat baik. Kerja sama ini menjadi modal penting dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah," ungkapnya.


Doddy berharap, koordinasi dan kolaborasi terus diperkuat, terutama menjelang pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak tahun 2026, yang akan digelar di 87 nagari di Pasaman Barat.


"Kami berharap seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan dapat menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga Pilwana di 87 nagari dapat berjalan lancar, aman, dan sukses," pungkasnya.


Kegiatan tersebut diawali dengan jalan santai, yang dilepas secara resmi oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, dan diikuti oleh unsur Forkopimda, Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran dan personel Polres Pasaman Barat, hingga masyarakat umum. 


Acara tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Tjut Zelvira Nofani, Ketua Dharma Wanita Persatuan Pasaman Barat Erisa Doddy San Ismail, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BUMN dan BUMD, serta stakeholder terkait lainnya.

Pantauan wartawan di lokasi, kegiatan tersebut mendapat respon positif dan disambut antusias oleh seluruh masyarakat. Setelah pelaksanaan jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama dan pembagian doorprize. 

(HumasResPasbar)

Kamis, 25 Juni 2026

Gerakan Penghijauan, Polres Pasaman Barat Tanam Berbagai Jenis Pohon di Aliran Sungai Batang Toman

 


PENCARIFAKTA, Pasamanbarat, (SUMBAR)|- Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat melakukan penanaman pohon di aliran sungai bekas tambang galian C, yang berada di Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (24/6/2026).


Kegiatan Gerakan Penghijauan Sejuk Asri diawali zoom meeting bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dari Kota Sawahlunto, dengan mengusung tema “Hijaukan Sumbar Kembali”.


Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengatakan bahwa penanaman pohon melalui program gerakan penghijauan Sejuk Asri di Sumatera Barat, merupakan bagian dari komitmen Kepolisian dalam pelestarian lingkungan.


“Program ini sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, untuk mendorong terciptanya ekosistem hijau dan lingkungan yang sehat di Sumatera Barat,” katanya.


Kapolda menegaskan, tugas Kepolisian tidak hanya penegakan hukum, namun juga dituntut untuk mempererat silaturahmi dan kedekatan bersama masyarakat terutama dalam pelestarian lingkungan.

“Melalui program penghijauan ini, kita dapat berkolaborasi dengan seluruh elemen masyakarat agar kelestarian lingkungan tetap terjaga,” ungkapnya.


Sementara itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, SIK melalui Kabag Ops Kompol Fahrel Haris menyebut, menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, pihaknya telah melakukan penanaman 1.000 pohon sejak Januari 2026.
Penanaman pohon dilakukan secara bertahap di sejumlah daerah yakni Pantai Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kecamatan Talamau, dan Kecamatan Luhak Nan Duo.


“Setelah kawasan pinggiran pantai dan daerah rawan bencana, hari ini penanaman pohon dilakukan di kawasan aliran sungai Batang Toman Kecamatan Pasaman,” ucapnya.


Dijelaskan, Polres Pasaman Barat bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, serta elemen masyarakat dalam pengadaan berbagai jenis bibit pohon.


“Adapun jenis pohon yang ditanam yakni pohon penghijauan, dan pohon buah-buahan meliputi durian, alpukat, lengkeng, petai dan jengkol,” jelasnya.


Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi dengan pihak Kepolisian, terutama di kawasan aliran sungai pasca aktivitas tambang galian C oleh masyarakat.
“Pihak Kepolisian dengan masyarakat akan melakukan reklamasi penghijauan di kawasan aliran sungai pasca aktivitas pengambilan material pasir dan sirtu,” pungkasnya. (Tim)

Rabu, 24 Juni 2026

*Gerakan Penghijauan, Polres Pasaman Barat Tanam Berbagai Jenis Pohon di Aliran Sungai Batang Toman*

 


PENCARIFAKTA, Pasamanbarat, (SUMBAR)|- polri.go.id -- Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat melakukan penanaman pohon di aliran sungai bekas tambang galian C, yang berada di Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (24/6/2026).


Kegiatan Gerakan Penghijauan Sejuk Asri diawali zoom meeting bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dari Kota Sawahlunto, dengan mengusung tema "Hijaukan Sumbar Kembali".


Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengatakan bahwa penanaman pohon melalui program gerakan penghijauan Sejuk Asri di Sumatera Barat, merupakan bagian dari komitmen Kepolisian dalam pelestarian lingkungan.


"Program ini sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, untuk mendorong terciptanya ekosistem hijau dan lingkungan yang sehat di Sumatera Barat," katanya.

Kapolda menegaskan, tugas Kepolisian tidak hanya penegakan hukum, namun juga dituntut untuk mempererat silaturahmi dan kedekatan bersama masyarakat terutama dalam pelestarian lingkungan.


"Melalui program penghijauan ini, kita dapat berkolaborasi dengan seluruh elemen masyakarat agar kelestarian lingkungan tetap terjaga," ungkapnya.


Sementara itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag Ops Kompol Fahrel Haris menyebut, menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, pihaknya telah melakukan penanaman 1.000 pohon sejak Januari 2026.


Penanaman pohon dilakukan secara bertahap di sejumlah daerah yakni Pantai Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kecamatan Talamau, dan Kecamatan Luhak Nan Duo.

"Setelah kawasan pinggiran pantai dan daerah rawan bencana, hari ini penanaman pohon dilakukan di kawasan aliran sungai Batang Toman Kecamatan Pasaman," ucapnya.


Dijelaskan, Polres Pasaman Barat bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, serta elemen masyarakat dalam pengadaan berbagai jenis bibit pohon. 


"Adapun jenis pohon yang ditanam yakni pohon penghijauan, dan pohon buah-buahan meliputi durian, alpukat, lengkeng, petai dan jengkol," jelasnya.


Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi dengan pihak Kepolisian, terutama di kawasan aliran sungai pasca aktivitas tambang galian C oleh masyarakat.

"Pihak Kepolisian dengan masyarakat akan melakukan reklamasi penghijauan di kawasan aliran sungai pasca aktivitas pengambilan material pasir dan sirtu," pungkasnya. 

(HumasResPasbar)

Senin, 22 Juni 2026

AKBP Agung Tribawanto Gelar Kapolres Pasaman Barat Cup 2026, Wadah Generasi Muda Berprestasi di Dunia Esports

 


PENCARI FAKTA,  Pasaman barat, (SUMBAR)|- Dalam rangka mendukung perkembangan olahraga elektronik atau esports di kalangan generasi muda, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat melalui penyelenggaraan Kapolres Pasaman Barat Cup Culture Policing Tournament Mobile Legends Road to Kapolri Cup 2026.
Turnamen bergengsi yang digelar di Mapolres Pasaman Barat tersebut menjadi salah satu langkah strategis Polres Pasaman Barat dalam memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang esports. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata program Culture Policing yang selama ini terus digaungkan oleh jajaran Kepolisian Republik Indonesia.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. mengatakan bahwa perkembangan teknologi digital harus disikapi secara positif, terutama oleh kalangan generasi muda. Menurutnya, esports bukan lagi sekadar permainan, namun telah berkembang menjadi cabang olahraga yang mampu mencetak prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional.
"Generasi muda harus diberikan ruang untuk berkembang. Melalui turnamen ini, kami ingin menghadirkan wadah yang positif agar para pemuda di Pasaman Barat dapat menyalurkan hobi, mengasah kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas serta terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja," ujar AKBP Agung Tribawanto.
Turnamen Kapolres Pasaman Barat Cup 2026 dijadwalkan akan dilaksanakan pada 25 Juni 2026 di lingkungan Polres Pasaman Barat, dengan masa pendaftaran peserta dibuka mulai tanggal 20 hingga 23 Juni 2026. Menariknya, seluruh peserta tidak dipungut biaya alias gratis atau free registration.
Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga akan bersaing untuk mendapatkan total hadiah sebesar Rp3.500.000 ditambah dengan e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Panitia pelaksana menetapkan sejumlah persyaratan bagi peserta, di antaranya berdomisili di wilayah hukum Polres Pasaman Barat yang dibuktikan dengan KTP atau kartu pelajar, berusia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, serta setiap peserta hanya diperbolehkan terdaftar dalam satu tim.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari komunitas esports di Kabupaten Pasaman Barat. Kehadiran turnamen yang digagas langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto dinilai mampu menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas atlet esports lokal agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat sinergitas antara Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Dengan pendekatan humanis melalui esports, Polres Pasaman Barat berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Langkah inovatif yang dilakukan oleh AKBP Agung Tribawanto ini menjadi bukti bahwa Polri terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Melalui dunia digital dan esports, Polres Pasaman Barat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, kreatif, dan berkarakter.
Kehadiran Kapolres Pasaman Barat Cup 2026 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet esports berbakat dari Pasaman Barat yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional dalam ajang Kapolri Cup 2026 dan berbagai kejuaraan lainnya. Tutup nya.
TIM.

Kamis, 18 Juni 2026

*Polres Pasaman Barat Gelar Bakti Kesehatan, Donor Darah dan Khitanan Massal Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026*

 


PENCARIFAKTA, pasaman barat. (SUMBAR)|– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pasaman Barat menggelar kegiatan Bakti Kesehatan berupa donor darah, khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dipusatkan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat, Kamis (18/6/2026).


Kegiatan sosial yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.


Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan bakti kesehatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Hari Bhayangkara yang tahun ini genap memasuki usia delapan dekade.


“Kegiatan ini digelar sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” ujar Kapolres.


Dalam pelaksanaannya, Polres Pasaman Barat menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat dan Palang Merah Indonesia Kabupaten Pasaman Barat untuk menyukseskan kegiatan kemanusiaan tersebut.


Masyarakat yang hadir memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, mulai dari pengobatan gratis, pemeriksaan gula darah, pengecekan tekanan darah hingga khitanan massal bagi anak-anak. Kehadiran layanan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh akses kesehatan tanpa dipungut biaya.


Kapolres menjelaskan bahwa selain melibatkan masyarakat, pihaknya juga mengajak seluruh personel Polres Pasaman Barat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

“Selain itu, personel Polres Pasaman Barat juga kami anjurkan untuk mendonorkan darahnya melalui PMI Kabupaten Pasaman Barat untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan darah,” ungkapnya.


Menurut Kapolres, melalui kegiatan sosial seperti ini, Polri terus berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.


“Polri Untuk Masyarakat” bukan hanya sebuah tema Hari Bhayangkara tahun ini, namun menjadi wujud pengabdian kami melalui pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.


Dalam kegiatan tersebut, Polres Pasaman Barat berhasil melayani sebanyak 127 orang melalui program pengobatan gratis yang meliputi pemeriksaan gula darah, pemberian obat dan multivitamin oleh dokter umum, serta pengecekan tekanan darah.


Selain itu, sebanyak 30 anak mengikuti program khitanan massal yang dilaksanakan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat. Usai menjalani khitanan, para peserta juga menerima bingkisan dan tali asih dari Polres Pasaman Barat.


“Tidak hanya itu, kami juga melayani 30 anak yang melaksanakan khitanan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat dengan pelayanan langsung dari dokter, dan kami juga memberikan bingkisan serta tali asih kepada anak-anak yang telah selesai menjalani khitanan,” jelas Kapolres.


Sementara itu, dari kegiatan donor darah yang dilaksanakan, Polres Pasaman Barat berhasil mengumpulkan sebanyak 55 kantong darah dari berbagai golongan. Seluruh darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada PMI Kabupaten Pasaman Barat untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan bakti kesehatan yang berakhir sekitar pukul 13.00 WIB tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Pasaman Barat, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat, personel Polres Pasaman Barat, personel Kompi C Sat Brimob Polda Sumbar, personel TNI Koramil 0305/Pasaman, serta pengurus Bhayangkari Polres Pasaman Barat. (HumasResPasbar

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi