PENCARI FAKTA

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Kamis, 22 Oktober 2026

KAI Divre II Sumbar Perkuat Langkah Strategis Pengamanan Perkeretaapian Bersama Kodam XX/TIB

PADANG | Keamanan dan keselamatan merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan transportasi kereta api. Untuk mendukung hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kolaborasi bersama stakeholder, termasuk melalui audiensi Direktur Operasi, Infrastruktur dan Keselamatan Area 2 KAI (DN), Dadan Rudiansyah didampingi Kepala KAI Divisi Regional II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya dengan Panglima Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., di Markas Kodam XX/TIB, Padang, Kamis (22/10).

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan lintas instansi dalam menjaga keamanan lingkungan operasional perkeretaapian, melindungi prasarana, serta mendukung kelancaran perjalanan kereta api, khususnya di wilayah Sumatera Barat.

Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Direksi KAI beserta jajaran. Ia berharap hubungan baik antara KAI dan Kodam XX/TIB dapat terus dipelihara dan ditingkatkan melalui komunikasi serta koordinasi yang berkelanjutan, terutama dalam mendukung keamanan dan keselamatan operasional perkeretaapian.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Operasi, Infrastruktur dan Keselamatan Area 2 KAI, Dadan Rudiansyah menyampaikan bahwa sinergi dengan TNI memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan operasional kereta api. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat memperkuat langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan, mendukung pengamanan aset dan prasarana perkeretaapian, serta menciptakan situasi yang kondusif bagi penyelenggaraan transportasi kereta api.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, menegaskan bahwa dukungan dan sinergi dengan Kodam XX/TIB menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran operasional perkeretaapian di Sumatera Barat. Menurutnya, penyelenggaraan transportasi kereta api tidak hanya membutuhkan kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga dukungan lintas instansi untuk menciptakan lingkungan operasional yang aman dan kondusif.

“Sinergi dengan Kodam XX/TIB diharapkan semakin memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api dan prasarana perkeretaapian di wilayah Sumatera Barat. Kami berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan layanan kereta api berjalan aman, andal, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” ujar Lutfi.

Lebih lanjut, bagi KAI Divre II Sumbar, kolaborasi lintas instansi merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan layanan kereta api di tengah kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang. Dukungan para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan serta mendukung keberlangsungan operasional sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Audiensi tersebut turut dihadiri EVP Kesehatan Kerja, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Area 2 KAI, Laksamana Muda TNI Kisdiyanto, M.Tr.Opsla, VP Keamanan Area 2 KAI, Kolonel INF Asep Rokhyana S.H., Kasdam XX/TIB Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibowo, Irdam XX/TIB Brigjen TNI Heri Susanto, Kapoksahli Kodam XX/TIB Brigjen TNI Benny Febrianto, Manager Pengamanan Divre II Sumbar, Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP, serta Manager Keuangan dan SDM KAI Divre II Sumbar, Aries Tri Mulyo.

Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus memperkuat aspek keamanan dan keselamatan sebagai fondasi pelayanan transportasi publik. Sinergi dengan Kodam XX/TIB diharapkan dapat mendukung terwujudnya operasional kereta api yang aman, tertib, dan andal serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perkeretaapian.

Salam

Humas KAI Divre II Sumbar

Reza Shahab

TMMD KE-130 KODIM 0310/SS PERCEPAT AKSES AIR BERSIH, SATGAS TNI KEMBALI BANGUN SUMUR BOR UNTUK MASYARAKAT TALAWI SAWAHLUNTO

KODIM 0310 SSD | Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang menentukan kualitas hidup masyarakat. Menjawab kebutuhan tersebut, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0310/SS kembali menargetkan pembangunan sumur bor bagi masyarakat di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Kamis (22/10/2026), setelah sebelumnya berhasil menyelesaikan pembuatan sumur bor di Dusun Tudungan.

Pembangunan sumur bor ini menjadi bagian dari upaya nyata TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah dan memadai. Bagi warga, keberadaan sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari memiliki arti penting, mulai dari memasak, mencuci, mandi, hingga menjaga kebersihan rumah dan lingkungan. Melalui program tersebut, Satgas TMMD berupaya menghadirkan manfaat pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Keberhasilan penyelesaian sumur bor di Dusun Tudungan menjadi langkah awal untuk memperluas manfaat program penyediaan air bersih di wilayah sasaran TMMD. Pembangunan selanjutnya di Kecamatan Talawi diharapkan dapat menjawab kebutuhan warga yang masih menghadapi keterbatasan akses air, terutama ketika musim kemarau menyebabkan ketersediaan air semakin berkurang. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Koordinator lapangan, Kapten Inf Mazlan, mengatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas TMMD ke-130 Kodim 0310/SS terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, pembangunan sumur bor menjadi bagian dari komitmen TNI untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus membantu mengatasi persoalan yang berhubungan langsung dengan kehidupan warga.

“Pembuatan sumur bor ini merupakan salah satu upaya Satgas TMMD ke-130 Kodim 0310/SS dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih untuk keperluan sehari-hari,” tutur Kapten Inf Mazlan.

Ia berharap, fasilitas air bersih yang dibangun melalui program TMMD dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain mempermudah pemenuhan kebutuhan rumah tangga, ketersediaan air yang memadai juga diharapkan mendukung penerapan pola hidup bersih dan sehat, mengurangi kesulitan warga dalam mendapatkan air, serta membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih nyaman.

Program pembangunan sumur bor tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak semata-mata berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan kebutuhan nyata masyarakat di daerah sasaran. Kehadiran personel TNI yang bekerja untuk kepentingan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan, terutama pada fasilitas dasar yang memiliki pengaruh langsung terhadap kehidupan keluarga dan lingkungan sekitar.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0310/SS terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pembangunan sumur bor di wilayah Talawi diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi ketersediaan air bersih sekaligus bukti bahwa pengabdian TNI hadir untuk membantu menjawab kebutuhan warga. Dengan semangat kebersamaan, pembangunan tersebut diharapkan membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kota Sawahlunto.

TNI AD HADIR UNTUK RAKYAT, MENGABDI UNTUK NEGERI.

Pangdam XX/TIB Terima Kunjungan Kehormatan Managing Director of Operation, Infrastructure and Safety Area 2 PT KAI

KODAM XX TIB |  Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (Pangdam XX/TIB), Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., menerima kunjungan kehormatan dari Managing Director of Operation, Infrastructure and Safety Area 2 PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bapak Dadan Rudiansyah, beserta rombongan, bertempat di Makodam XX/TIB. Rabu, (22/10/2026).

Kunjungan kehormatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Kodam XX/TIB dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero), khususnya dalam mendukung keamanan dan keselamatan operasional perkeretaapian di wilayah Sumatera Barat.Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut, kedua pihak diharapkan dapat terus membangun hubungan kelembagaan yang harmonis serta meningkatkan sinergi dalam mendukung kepentingan masyarakat, terutama terkait keamanan dan kelancaran transportasi publik.

Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., menyampaikan bahwa hubungan dan koordinasi yang baik antarlembaga merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan kelancaran berbagai aktivitas masyarakat.

“Kami menyambut baik kunjungan kehormatan dari Managing Director of Operation, Infrastructure and Safety Area 2 PT KAI, Bapak Dadan Rudiansyah, beserta rombongan. Pertemuan ini menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dengan PT KAI, khususnya dalam mendukung keamanan dan keselamatan operasional perkeretaapian di wilayah Sumatera Barat.”

Melalui kunjungan kehormatan ini, diharapkan hubungan baik antara Kodam XX/TIB dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) semakin erat serta menjadi landasan bagi penguatan koordinasi dan kerja sama yang berkelanjutan demi mendukung keamanan, keselamatan, dan kepentingan masyarakat di wilayah Sumatera Barat.

TIM

Rabu, 21 Oktober 2026

RESMI DIKUKUHKAN DEWAN PENGURUS KORPRI KODAM XX/TIB PERIODE 2026-2031 SIAP PERKUAT KEBERSAMAAN DAN PENGABDIAN

KODAM XX TIB | Pengukuhan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Sub Unit Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol periode 2026–2031 menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN), meningkatkan profesionalisme, serta meneguhkan semangat kebersamaan di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, tersebut menandai dimulainya amanah baru bagi para pengurus untuk menjalankan organisasi selama lima tahun ke depan

Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Sub Unit Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol periode 2026–2031 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni saja, tetapi juga menjadi awal penguatan program pembinaan anggota.

Kepengurusan baru diharapkan mampu mengembangkan program kerja yang terarah, memperhatikan kebutuhan anggota, serta menjadikan KORPRI sebagai wadah komunikasi, persatuan, pengembangan kompetensi dan pengabdian ASN.

Dalam sambutan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol yang dibacakan oleh Aspers Kasdam menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan .Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol menegaskan bahwa KORPRI memiliki peran penting sebagai wadah pemersatu ASN.

Karena itu, pengurus yang dikukuhkan untuk periode 2026–2031 diharapkan menjalankan organisasi secara profesional, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap kebutuhan anggota.

KORPRI harus menjadi ruang yang menyatukan berbagai potensi dan mendorong anggota untuk saling mendukung dalam pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara Pangdam juga mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa meningkatkan etika, menjaga nama baik institusi dan melaksanakan tugas dengan tulus. Pesan tersebut menegaskan bahwa profesionalisme harus berjalan seiring dengan integritas, kedisiplinan dan tanggung jawab. Setiap anggota diharapkan mampu menjaga kepercayaan organisasi melalui perilaku yang baik dan pelaksanaan tugas secara sungguh-sungguh tegasnya.

Dalam sambutan aspers Kasad yang dibacakan oleh Paban VI/Bin ASN Spersad Kolonel Inf J.Hardiyanto,S.I.P.,M.I.P. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Sub Unit Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol periode 2026–2031. Ia berharap kepengurusan yang baru menjadi penggerak pembinaan sumber daya manusia ASN secara berkelanjutan, sehingga para anggota semakin profesional, berintegritas dan mampu menjalankan tugas secara optimal sesuai tanggung jawab masing-masing.Ketua DPK Unit TNI AD dr.Jenni Erawati Muchti ,M.Ked (ClinPath) ,Sp.PK. mengatakan Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Sub Unit Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol periode 2026–2031 juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap anggota. diharapkan dapat mendorong semangat saling mendukung, belajar dan bertumbuh bersama. KORPRI tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga ruang untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kemampuan serta membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

 

“Bagi kami, KORPRI bukan sekadar organisasi, melainkan wadah untuk saling menguatkan, belajar, dan bertumbuh bersama dalam pengabdian. Kami berharap seluruh anggota dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kebersamaan, serta terus meningkatkan kemampuan diri. Di balik setiap tugas  ada keluarga yang menjadi sumber semangat dan ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan terbaik kita. Semoga kepengurusan ini membawa manfaat nyata bagi anggota, organisasi dan bangsa.

Melalui Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Sub Unit Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol periode 2026–2031, diharapkan terbentuk kepengurusan yang amanah, solid dan mampu menjalankan program kerja secara konsisten, profesionalisme, kepedulian, etika  dan pengabdian diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh pengurus dan anggota. Dengan pembinaan ASN yang berkelanjutan serta koordinasi organisasi yang baik, KORPRI diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi positif bagi pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

TIM

Selasa, 20 Oktober 2026

Inspektorat Kodaeral IX Audit Kinerja Diskum dan Pomal, Perkuat Pengawasan dan Akuntabilitas Organisasi

TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (21/10/2026). Inspektur Komando Daerah TNl Angkatan Laut (lr Kodaeral) IX, Kolonel Marinir Eko Priyo Handoyo secara resmi membuka taklimat awal Audit Kinerja terhadap Dinas Hukum (Diskum) dan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Kodaeral IX, di Ruang Rapat Diskum Kodaeral lX, Halong, Kota Ambon, Rabu (21/10/2026).


Audit yang berlangsung pada 21–27 Oktober 2026 ini, merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan pelaksanaan program kerja dan tugas pokok satuan kerja berjalan efektif, efisien, tertib, dan akuntabel.


Dalam sambutannya, Ir Kodaeral lX menjelaskan bahwa audit tersebut menyasar laporan perkembangan pelaksanaan program tahun 2025 dan 2026, meliputi bidang operasi dan latihan, bidang umum, serta bidang perbendaharaan.


Ia menegaskan bahwa Inspektorat Kodaeral IX sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) memiliki peran strategis dalam melaksanakan audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan bentuk pengawasan lainnya terhadap penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi satuan kerja di lingkungan Kodaeral IX.


Menurutnya, audit kinerja tidak hanya berfokus pada pemeriksaan dan penilaian, tetapi juga menjadi sarana pendampingan melalui pemberian saran dan masukan dengan pendekatan assurance dan consulting. 


Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan efektivitas program kerja serta kualitas tata kelola satuan kerja Diskum dan Pomal Kodaeral IX.


“Melalui audit kinerja ini, saya berharap terjalin kerja sama, kemitraan, keterbukaan, dan komunikasi yang dialogis antara tim audit dan satuan kerja yang diaudit. Dengan demikian, informasi yang diperoleh dapat menjadi dasar penyusunan rekomendasi yang objektif dan tepat sasaran untuk meningkatkan kinerja organisasi,” tegasnya.


Pembukaan audit kinerja ini menegaskan komitmen Kodaeral IX dalam memperkuat pengawasan internal yang profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil audit diharapkan menghasilkan rekomendasi konstruktif yang dapat ditindaklanjuti guna meningkatkan kualitas tata kelola, efektivitas pelaksanaan program, dan kesiapan satuan kerja dalam mendukung keberhasilan tugas TNI AL. 


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Hukum Kodaeral IX, Kolonel Laut (KH) Harjanto, Komandan Polisi Militer Angkatan Laut Kodaeral IX, Kolonel Laut (PM) Kusnadi, serta para perwira staf Diskum dan Pomal Kodaeral IX.

(@Dispen Kodaeral IX).

Kejar Target TMMD Ke-130 Satgas Kodim 1808/Mansel Bersama Masyarakat Rela Kerja Hingga Larut Malam Demi Percepatan Pembangunan Jalan

Manokwari Selatan – Semangat pengabdian tanpa mengenal waktu terus ditunjukkan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan bersama masyarakat Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Demi mengejar target penyelesaian pembangunan jalan, personel Satgas bersama warga tetap bekerja hingga larut malam, Rabu (21/10/2026).


Di tengah suasana malam, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat tidak sedikit pun surut. Dengan penerangan seadanya, personel Satgas TMMD bersama warga terus melaksanakan pekerjaan pembangunan jalan, mulai dari penyiapan material, pengangkutan batu, hingga pekerjaan penyelesaian bagian tepi jalan.


Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata tingginya semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga Kampung Yamboi.


Komandan Kodim 1808/Manokwari Selatan selaku Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menyampaikan bahwa semangat kerja keras dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh sasaran pembangunan TMMD.


“Walaupun hari sudah malam, semangat personel Satgas bersama masyarakat tetap menyala. Kami terus berupaya mengejar target pekerjaan agar pembangunan jalan ini dapat diselesaikan tepat waktu dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat Kampung Yamboi,” ungkap Dansatgas.


Menurutnya, pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang memiliki peran penting dalam meningkatkan akses transportasi, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan perekonomian kampung.


“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat yang dengan sukarela ikut bekerja hingga malam hari. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama TMMD. TNI dan rakyat bekerja bersama, saling membantu, dan memiliki tujuan yang sama, yakni membangun kampung agar semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.


Lebih lanjut, Dansatgas menegaskan bahwa percepatan pekerjaan tetap harus memperhatikan faktor keselamatan, kualitas pembangunan, serta kondisi kesehatan seluruh personel dan masyarakat yang terlibat.


Pemandangan personel TNI dan masyarakat yang bekerja bersama di bawah penerangan malam menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak ada sekat di antara mereka, semuanya bahu-membahu demi mewujudkan pembangunan yang dapat dinikmati bersama.


Melalui semangat kerja keras, kebersamaan, dan gotong royong, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel optimistis pembangunan jalan di Kampung Yamboi dapat diselesaikan sesuai target sehingga mampu membuka akses, memperlancar mobilitas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Siang Membangun, Malam Berjuang, Satgas TMMD dan Rakyat Bersatu Demi Kemajuan Kampung Yamboi.”


*##"TMMD ke-130 – Membangun Negeri dari Desa"##*


(Tim/Red)

Satgas TMMD ke 130 Kodim 1808/Mansel, Bersihkan Gereja Wujud Kepedulian Terhadap Kenyamanan ibadah Masyarakat Kampung Yamboi

Manokwari Selatan, – Kepedulian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan keagamaan. Kali ini, personel Satgas TMMD melaksanakan pembersihan lingkungan gereja di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Selasa (21/10/2026).


Kegiatan pembersihan tersebut dilakukan dengan membabat rumput liar, membersihkan halaman, serta merapikan lingkungan sekitar gereja agar terlihat lebih bersih, indah, dan nyaman digunakan masyarakat dalam melaksanakan ibadah.


Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD bahu-membahu membersihkan area gereja sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap fasilitas keagamaan yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Kampung Yamboi.


Komandan Kodim 1808/Manokwari Selatan selaku Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menyampaikan bahwa kegiatan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.


“Gereja merupakan tempat yang sangat penting bagi masyarakat Kampung Yamboi untuk beribadah dan memperkuat kebersamaan. Melalui kegiatan pembersihan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman, aman, dan penuh kekhusyukan,” ungkap Dansatgas.


Lebih lanjut, Dansatgas menegaskan bahwa kehadiran Satgas TMMD harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui pembangunan sarana dan prasarana maupun melalui kegiatan sederhana yang langsung dirasakan manfaatnya.


“TMMD bukan hanya tentang membangun jalan, jembatan, rumah, dan fasilitas umum lainnya. Lebih dari itu, kami ingin membangun kedekatan, kepedulian, serta mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat. Membersihkan rumah ibadah merupakan salah satu wujud nyata pengabdian tersebut,” tambahnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan lingkungan gereja menjadi lebih tertata dan nyaman sehingga masyarakat Kampung Yamboi semakin bersemangat dalam menjalankan aktivitas keagamaan.


Semangat gotong royong dan kepedulian yang ditunjukkan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk membangun infrastruktur desa, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kebahagiaan bagi seluruh warga.


*##“TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa"##*


(Tim/Red)

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi